Galoin, duo manzai dengan cerita dari toko hingga keluarga
Kenali Galoin, duo komedi Jepang yang memainkan percakapan pelanggan dan pegawai toko hingga ayah dan anak. Mulailah dengan adegan membeli kopi kaleng atau keinginan untuk dimarahi ayah.
Berkenalan dengan Galoin
Galoin adalah duo komedi Jepang di bawah naungan Twinkle Corporation, beranggotakan Masaya Ban dan Takeshi Sonoda. Mereka membawakan manzai dengan adegan keseharian, termasuk pertemuan pelanggan dan pegawai toko. Manzai adalah komedi dialog berdua; dalam karya Galoin, percakapannya juga memuat permainan peran seperti dalam sketsa komedi.
Ban dan Sonoda sama-sama berasal dari Prefektur Aichi. Profil di situs agensi menggambarkan Ban sebagai orang yang sangat menghargai waktu untuk diri sendiri, sementara Sonoda mencantumkan bersepeda sebagai hobinya.
Percakapan dengan peran yang akrab
Dalam karya yang bisa ditonton di situs ini, Galoin kerap memilih tempat orang datang untuk membeli sesuatu atau mendapatkan layanan: minimarket, kedai ramen, hingga toko penyewaan video. Posisi awal para tokohnya mudah dikenali, dengan seseorang sebagai pelanggan dan rekannya sebagai pegawai.
Lingkup ceritanya juga mencakup keluarga. Ada adegan yang bermula dari keinginan untuk merasakan teguran seorang ayah, dengan sang rekan diminta memainkan peran orang tua. Toko dan keluarga memberi titik berangkat yang konkret untuk mengenal komedi Galoin melalui situasi serta hubungan antartokohnya.
Mulai menonton dari mana?
“Kopi Kaleng”: seorang pelanggan datang ke minimarket untuk membeli kopi dalam kaleng. Kami menyarankan mulai dari judul ini karena tujuan awal si pelanggan jelas: mampir untuk membeli minuman, sebuah urusan kecil yang mudah dibayangkan.
“Ingin Dimarahi Ayah”: seseorang ingin merasakan dimarahi ayah agar mau belajar, lalu meminta rekannya memainkan peran ayah. Pilih judul ini untuk mengenal adegan keluarga Galoin; keinginan mendapat teguran itu sendiri sudah mengundang rasa penasaran.
“Membeli Dumbel”: seorang pria yang terus memikirkan dumbel pergi ke toko untuk membelinya. Ketertarikan si pelanggan pada barang incarannya menjadi alasan untuk mencoba judul ini—bahkan sebelum percakapan dengan pegawai toko dimulai.
Mampir Beli Kopi Kaleng
Niatnya membeli kopi kaleng. Obrolan dengan kasir malah ke mana-mana.
4:30
Ingin Dimarahi Ayah
Minta dimarahi soal belajar, lalu terus menyela teman yang sedang berperan jadi ayah.
3:34
Pura-Pura Membeli Dumbel
Tiap pertanyaan penjual dumbel dibalas jawaban ngawur, lalu dibantah lagi.
3:45
Obrolan di Kasir Minimarket
Yang berperan jadi kasir terus membantah pelanggan yang obrolannya ke mana-mana.
3:51
Pelanggan Rental Video
Petugas rental video mencoba melayani, tetapi cerita pelanggannya makin tak masuk akal.
3:40
Kami juga memanfaatkan AI dalam pembuatan artikel kami.
Subtitle video ini: terjemahan AI dari bahasa Jepang.