Pabun: Komedi Percakapan dan Sketsa tentang Keseharian
Kenali Pabun, duo komedi Jepang yang membawakan manzai dan sketsa seputar belanja, pekerjaan, dan gaya hidup. Mulai mengenal mereka lewat kisah membeli hadiah atau keinginan hidup minimalis.
Mengenal Pabun
Pabun adalah duo komedi Jepang beranggotakan Yusuke Niiya dan Kento Nakadaira, di bawah naungan agensi Jinrikisha. Mereka membawakan manzai dan sketsa, dengan bahan yang mencakup belanja, pekerjaan, hingga kehidupan keluarga. Manzai bisa dibayangkan sebagai komedi percakapan berpasangan, sedangkan sketsa menampilkan para pelawak sebagai tokoh dalam suatu situasi.
Niiya menggemari permainan papan dan juga merancang serta menjual permainan buatannya sendiri. Nakadaira punya keahlian yang cukup spesifik: biasanya bisa mengenali produsen perlengkapan kebersihan hanya dengan melihat produknya.
Berangkat dari urusan sehari-hari
Dari karya yang dapat ditonton di situs ini, Pabun tampak senang memilih situasi dengan keperluan yang konkret. Ada pelanggan yang mencari hadiah untuk pacarnya, wakil perusahaan yang memperkenalkan tempat kerja, dan seseorang yang ingin menjalani hidup minimalis. Tokoh-tokohnya punya urusan masing-masing sejak awal.
Pilihan latarnya mencakup ruang jual beli, kegiatan kampus, dan pertemuan keluarga. Dalam sketsa, mereka menempatkan tokoh pada peran seperti pelanggan dan penjual atau perwakilan perusahaan dan petugas kampus. Dalam manzai, gaya hidup dan hubungan dengan keluarga menjadi bahan percakapan. Ragam ini memberi beberapa pintu masuk untuk mengenal komedi Pabun.
Mulai menonton dari mana?
“Membeli Mobil”: Seorang pelanggan yang sama sekali tidak paham mobil datang ke dealer untuk membeli mobil sebagai kejutan ulang tahun bagi pacarnya. Kami menyarankan mulai dari sketsa ini karena keinginan memilih hadiah untuk orang terdekat memberi pegangan yang jelas; perhatikan niat sang pelanggan saat memulai pembicaraan dengan penjual.
“Presentasi Perusahaan di Kampus”: Seorang perwakilan perusahaan memutar video profil perusahaan dari YouTube dalam acara kampus bagi mahasiswa yang sedang mencari pekerjaan. Pilih sketsa ini untuk mengenal cara Pabun memakai suasana presentasi resmi sebagai latar, dengan wakil perusahaan dan petugas kampus sebagai tokohnya.
“Minimalis”: Dalam manzai ini, salah satu dari mereka ingin menjalani hidup minimalis. Keinginan mengurangi barang menjadi alasan untuk memilih nomor ini, sekaligus pintu masuk ke komedi percakapan Pabun lewat sebuah pilihan gaya hidup.
Mobil untuk Hadiah Ulang Tahun
Pembeli memperlakukan mobil seperti kado biasa; penjual harus terus meluruskan.
1:59
Menagih Hadiah Permainan Maut
Peserta berteriak menagih hadiah; sosok berjubah masuk dengan langkah terseret.
3:00
Minimalis tanpa Celana Dalam
Mau membuang celana dalam demi hidup minimalis. Tiap alasan langsung disanggah.
3:04
Pesan Seram dan Teman Klub Kuis
Yang satu cemas mendengar pesan asing, yang lain sibuk memikirkan jawabannya.
3:05
Bertamu ke Rumah Kakek
Cucu ingin membujuk, kakek tetap santai. Obrolan soal ujian jadi tarik ulur.
3:19
Kami juga memanfaatkan AI dalam pembuatan artikel kami.
Subtitle video ini: terjemahan AI dari bahasa Jepang.