Lompatan yang kuharap membuatku terlihat keren
Saat pelajaran olahraga, Sento Takemori melihat teman-temannya mendapat sorakan dengan lompatan mereka. Ia pun ingin mencoba.
Sebelum cerita
Sento Takemori (竹森千人) mengenang pelajaran olahraga ketika masih SD.
Tiba giliranku
Waktu SD, tubuhku gemuk. Aku juga suka mengagumi diri sendiri. Ingin sekali terlihat keren di mata orang lain.
Suatu hari kami belajar lompat tinggi dalam pelajaran olahraga. Aku cukup cekatan dan lumayan bisa olahraga.
Kami harus berlari, lalu melewati mistar yang tingginya sekitar satu meter. Anak-anak laki-laki yang jago olahraga melompat dengan punggung menghadap mistar. Anak-anak perempuan pun bersorak.
Aku langsung mendapat ide. “Kalau aku melakukan itu, pasti mereka bakal suka...”
Lalu tiba giliranku. Aku berlari kencang dan melompat. Terdengar sorakan, “Waaa!”
Ternyata aku melakukan lompatan membelakangi mistar itu lewat bawahnya.
Bukan melewati bagian atas.
Aku malah menyusup di bawah mistar.
Ya... pantas saja mereka heboh.
Kami juga memanfaatkan AI dalam pembuatan artikel kami.
Bingkisan di pintu apartemen HamataniHamatani pulang dan menemukan makanan tergantung di gagang pintu. Ia mengira seorang teman yang memberikannya, lalu menelepon untuk berterima kasih.
Semua cerita
