Ukeru · bahasa Jepang asli dari komedi
Tersimpan0

ドキドキ, バタバタ, ボコボコ: kata tiruan bunyi dalam lawak Jepang

Arti kata bunyi dan perasaan yang diulang seperti ドキドキ, バタバタ, dan ボコボコ, cara memakainya dalam kalimat, dan kapan kamu sendiri boleh menggunakannya.

Catatan Ukeru · angka diambil dari koleksi saat ini (1.905 pertunjukan, 174.812 kalimat hasil transkripsi mesin) dan diperbarui seiring koleksi bertambah

Kata-kata yang dilewati buku pelajaran

Banyak buku pelajaran hanya memberi satu halaman untuk onomatope: untuk anjing, untuk kucing, mungkin untuk jantung berdebar. Setelah itu, mereka kembali ke tata bahasa. Padahal dalam percakapan bahasa Jepang sehari-hari, kata-kata ini ada di mana-mana, dan fungsinya jauh lebih dari sekadar meniru suara hewan. Minggu yang sibuk itu . Lantai yang licin itu . Hati yang deg-degan itu . Kadang satu kata saja sudah menggantikan satu frasa kata sifat plus kata keterangan.

Bahasa Jepang punya dua kelompok kata seperti ini yang saling tumpang tindih:

Banyak di antaranya berbentuk ulang: potongan bunyi pendek yang diucapkan dua kali ( + , + ). Catatan ini membahas bentuk ulang tersebut dan beberapa kata yang akan sering kamu dengar.

Angka-angka di bawah berasal dari transkrip buatan mesin dari 1.905 pertunjukan di perpustakaan kami, jadi anggap saja sebagai gambaran kasar, bukan angka pasti.

Kenapa kami tidak menghitung semuanya

Rasanya menggoda untuk mencari semua kata ulang di transkrip lalu melaporkan satu angka besar. Masalahnya, pencarian "dua suku kata yang sama diulang" menangkap jauh lebih banyak daripada kata bunyi. Tawa (, ) ikut terjaring, juga kata ulang sehari-hari seperti , , dan , frasa ("relate banget"), bahkan nama merek yang kebetulan berulang. Jadi kami tidak akan bersandar pada angka total.

Kata tunggal jauh lebih mudah dihitung. , misalnya, muncul di 33 baris, dari 21 komedian.

Cara memakainya dalam kalimat

Kata bunyi itu fleksibel, tapi sebagian besar menempel dengan salah satu dari empat cara. Kuasai empat pola ini, dan kamu bisa menangani hampir semua kata baru.

Beberapa juga bisa berdiri sendiri sebagai kata benda, seperti dalam , "deg-degannya nggak berhenti-berhenti".

Beberapa yang akan sering kamu dengar

: jantung berdebar karena gugup, takut, atau jatuh cinta. , "jantungku masih deg-degan". Dalam lawak Jepang, kamu juga akan mendengarnya diulang beberapa kali berturut-turut sebagai efek suara detak jantung secara langsung.

: awalnya bunyi kepakan atau langkah kaki yang berlari; sekarang sering berarti "sibuk, serba terburu-buru". , "minggu ini sibuk banget".

: permukaan yang benjol-benjol atau penyok, dan sangat sering berarti "babak belur". , "aku dihajar sampai babak belur". Komedian memakainya untuk ancaman yang dilebih-lebihkan dan untuk kalah telak dalam sesuatu.

: bunyi gedoran, dan secara luas "habis-habisan, agresif". , "ngomong tanpa henti". artinya kepala berdenyut-denyut sakit.

: berkilau, gemerlap, dan secara luas orang yang cerah dan glamor. , "orang yang kelihatan bersinar".

: berderak, dan juga "hampir kosong". , "keretanya hampir kosong". Konteks yang menentukan artinya.

dan : tekstur. itu licin atau mulus (lantai, kepala botak); itu bergoyang atau gemetar (jeli, atau kaki setelah olahraga).

: biasanya ditulis dengan hiragana, dan lebih soal kecepatan daripada bunyi: "terus-menerus, satu demi satu". , "ayo, makan terus".

Hiragana atau katakana?

Kamu akan melihat kata yang sama ditulis dengan dua cara: dan . Kecenderungan umumnya, katakana untuk bunyi yang keras dan tajam, hiragana untuk perasaan yang lebih lembut, tapi tidak ada aturan baku, dan kata keterangan seperti biasanya ditulis dengan hiragana. Di perpustakaan kami, ejaan juga bergantung pada transkripsi mesin, jadi jangan terlalu memikirkan cara sebuah kata ditulis di sana.

Kenapa komedian menyukainya

Kata bunyi itu pendek, hidup, dan mudah diperagakan. Seorang komedian bisa memerankan satu adegan hanya dengan suara: jantung yang berbunyi , orang yang menghentak-hentak , pintu yang berderit. Kata-kata ini juga mudah diulur supaya lucu. Ucapkan sekali, dan kata itu hanya menggambarkan. Ucapkan enam kali, makin lama makin cepat, dan jadilah bahan lawakan. Lagi pula, karena dekat dengan bahasa anak-anak, orang dewasa yang memakai kata bunyi yang sangat kekanak-kanakan saja sudah bisa bikin tertawa.

Tugas pasangan duetnya sering kali adalah menyentil hal ini. Celetukan tajam seperti ("nggak butuh deg-degan kayak gitu") mengubah kata bunyi itu menjadi umpan untuk balasan. Pola ini dibahas lebih lanjut di Tsukkomi: kata-kata yang dipakai komedian Jepang untuk menyentil kekonyolan.

Memakainya sendiri

Kata bunyi bukan bahasa Jepang gaul. Kebanyakan adalah bahasa Jepang standar, dan kamu bisa memakainya dalam percakapan dengan hampir siapa saja.

Coba sendiri