Ukeru · bahasa Jepang asli dari komedi
Tersimpan0

Singkatan kasual yang bakal sering banget kamu dengar: てる, ちゃった, なきゃ, じゃん

Beberapa perubahan bunyi yang teratur, yang mengubah しているの jadi してんの, てしまった jadi ちゃった, なければ jadi なきゃ, dan じゃない jadi じゃん.

Catatan Ukeru · angka diambil dari koleksi saat ini (1.905 pertunjukan, 174.812 kalimat hasil transkripsi mesin) dan diperbarui seiring koleksi bertambah

Kenapa bentuk buku pelajaran terdengar kaku

Buku pelajaran mengajarkan bentuk lengkap karena gampang diurai: , , , , . Saat diucapkan, apalagi dalam obrolan cepat sepasang pelawak, bentuk-bentuk itu jadi dipadatkan. Pemadatan ini tidak acak. Sebagian besar terjadi lewat segelintir perubahan bunyi yang teratur. Kalau kamu sudah paham aturannya, kamu bisa menyusun ulang bentuk lengkapnya di kepala setiap kali ada kalimat yang lewat terlalu cepat.

Angka-angka di bawah ini berasal dari transkrip buatan mesin untuk 1.905 pertunjukan di perpustakaan kami. Jadi anggap saja sebagai gambaran kasar, bukan angka pasti.

jadi

dari hilang setelah bentuk . Cuma itu aturannya. Beberapa contoh sederhana:

Di perpustakaan kami, kalimat dengan jauh lebih banyak daripada kalimat dengan bentuk lengkap , dengan perbandingan kira-kira 11 banding 1. Bentuk pendek ini juga tetap muncul dalam bahasa sopan: sering terdengar jadi . Jadi itu tidak kasar. Begitulah bunyi kata kerjanya saat diucapkan dengan kecepatan bicara biasa.

jadi

Perubahan kedua: (kadang juga atau ) berubah jadi tepat sebelum bunyi n seperti atau . Tumpuk dengan perubahan pertama, dan kamu dapat rangkaian yang cepat atau lambat pasti didengar setiap pelajar:

→ →

Aturan yang sama menjelaskan → dan → , asal-usul . Kalau diucapkan dengan hangat, cuma berarti "lagi ngapain?". Kalau diucapkan dengan tajam, berarti "lo ngapain sih?!", reaksi klasik pelawak yang berperan sebagai pihak "waras" (straight man) terhadap partnernya. Selengkapnya di halaman .

Tawa penonton di adegan ini0:18
Top Gun · Penggemar Perajin Keramik

Seorang pelanggan yang datang untuk membeli piring dari seorang perajin keramik mulai meneriakkan mantra-mantra aneh, bahkan saat sang perajin menelepon polisi.

Catatan budaya Kappa, makhluk dari cerita rakyat Jepang, digambarkan memiliki piring (sara) berisi air di atas kepalanya.

Teksnya muncul saat penonton tertawa.

Lagi ngapain?

Buku pelajaran何をしているのですか。Bentuk buku pelajaran 「何をしているのですか」: dalam percakapan, 「する」 diganti 「やる」 (「やっている」) dan 「を」 dihilangkan; 「ている」 menyusut menjadi 「てる」, 「てるの」 meluruh menjadi 「てんの」, dan 「ですか」 hilang sama sekali, sehingga hanya intonasi naik yang menandai pertanyaan santai yang kaget.

Kecepatan: normal
〜てんの? lainnya →
Semua kalimat

jadi

Di sini + melebur jadi . Ada tahap di tengahnya, / , yang masih bisa kamu dengar sebagai varian yang terdengar lebih kasar. Kata kerja yang bentuk -nya berakhir dengan memakai versi bersuara, yaitu . Contoh sederhana:

Artinya tidak berubah: "sampai tuntas" atau "akhirnya kejadian juga, sayangnya". artinya "aku (malah) lupa". Di perpustakaan kami, / lebih banyak daripada , dengan perbandingan kira-kira 6 banding 1. Lihat .

Peleburan yang sama mengubah jadi , sehingga menjadi , yaitu pola . Satu jebakan: dalam dialek Kansai, juga berarti ("bukan, salah"). Kalau berdiri sendiri atau membuka jawaban, seperti , kemungkinan besar maksudnya yang itu.

Tawa penonton di adegan ini0:20
Pentamaru · Manggung di Jalan

Seorang penampil bercerita bagaimana sebuah keisengan, yaitu menekan tombol duluan, berujung pada pertengkaran.

Teksnya muncul saat penonton tertawa.

malah kebablasan sampai berantem satu lawan satu,

Buku pelajaran一対一でけんかをするところまで発展してしまいました。「発展してしまいました」→「発展しちゃって」: 「てしま」 menyusut jadi 「ちゃ」. Kalimat di panggung memakai bentuk te penghubung 「ちゃって」 (dari 「ちゃう」), bukan bentuk akhir 「ちゃった」. Nuansanya sama: 'akhirnya malah jadi…, keadaannya kebablasan'.

Kecepatan: lambat
〜ちゃった lainnya →
Semua kalimat

jadi

Kondisional dipendekkan dalam dua tahap: → → . Lalu bagian kedua dari ungkapan kewajiban ( atau ) biasanya hilang, karena semua orang sudah tahu ujung kalimatnya:

→ → →

Jadi artinya "aku harus cabut nih". Saudaranya, , berasal dari (lagi-lagi → ), dan , potongan dari , punya fungsi yang sama. Di perpustakaan kami, muncul di 319 baris; bentuk lengkap muncul di 50 baris. Adegan-adegannya ada di halaman .

jadi , lalu

dipadatkan jadi , sehingga menjadi . Di perpustakaan kami, lebih banyak daripada , dengan perbandingan kira-kira 25 banding 1.

Masalahnya, punya dua fungsi yang berbeda:

  1. Penyangkalan biasa: , "(aku) bukan mahasiswa".
  2. Menunjukkan sesuatu atau minta persetujuan: , "bagus, kan?"; , "kan aku sudah bilang?"

Hanya fungsi kedua yang dipotong jadi : , . Jadi tidak berarti "bukan mahasiswa". Artinya "kamu kan mahasiswa" atau "tuh kan, kamu mahasiswa". Perbedaan satu ini sudah menjernihkan sebagian besar kebingungan soal , yang muncul di 2.039 baris di perpustakaan kami. Versi kasar dari adalah ( → ), yang hanya dipakai antar teman. Detailnya di .

jadi

berubah jadi sebelum atau : → , → . Ini bentuk untuk menjelaskan atau menegaskan: , "bukan, kamu nggak ngerti". Di perpustakaan kami, muncul di 5.776 baris dan yang bersifat menjelaskan muncul di 109 baris. Berbeda dengan beberapa bentuk lain, yang satu ini sepenuhnya standar, dan aman dipakai di tempat kerja. Bentuk kasual menambahkan nuansa menegaskan atau mengeluh.

Saat semuanya bertumpuk

Kalimat sungguhan sering menggabungkan beberapa perubahan sekaligus. Contoh sederhana:

Buku pelajaranTahap 1Tahap 2Yang berubah
hilang setelah
sebelum jadi
+ melebur jadi
sama, versi bersuara
→ →
→ ; fungsi "kan?" dipotong
// sebelum atau jadi

Memakainya sendiri

Singkatan menandakan kecepatan dan keakraban, bukan kekasaran. , , dan nyaman dipakai di dalam bahasa sopan : , , semuanya wajar diucapkan ke rekan kerja. Kesan kasar datang dari unsur lain, seperti akhiran (), , atau perintah langsung. Di email bisnis dan tulisan formal, kembalilah ke bentuk lengkap.

Untuk latihan mendengar, triknya adalah menjalankan aturan-aturan ini secara terbalik. Kalau kamu mendengar di tempat yang seharusnya ada satu suku kata, coba kembalikan jadi atau . Kalau kamu mendengar atau setelah kata kerja, coba kembalikan jadi atau .

Coba sendiri