だから, でも, だって, けど: cara bahasa Jepang lisan menyambung ide
Kata-kata pendek yang membuka kalimat dalam percakapan sungguhan, dan cara membedakan alasan (だから) dari pertentangan (でも, けど) dan dalih (だって).
Catatan Ukeru · angka diambil dari koleksi saat ini (2.334 pertunjukan, 215.569 kalimat hasil transkripsi mesin) dan diperbarui seiring koleksi bertambah
Dari しかし dan なぜなら ke でも dan だって
Buku pelajaran mengajarkan kata penghubung yang cocok untuk tulisan: それで, しかし, けれども, ですから, dan kata "karena" なぜなら. Semuanya bahasa Jepang yang benar. Tapi dalam percakapan yang cepat, orang biasanya memakai beberapa kata pendek dan sederhana. Sebuah kalimat dimulai dengan だから, でも, atau だって, dan dari kata pertama itu pendengar sudah tahu kalimat seperti apa yang akan datang: akibat, pertentangan atau bantahan, atau pembelaan diri.
Angka-angka di bawah ini berasal dari transkrip otomatis 2.334 lawakan di perpustakaan kami. Jadi, anggap saja sebagai gambaran kasar, bukan angka yang pasti.
だから: "jadi", "makanya"
だから mengarah ke depan. Kata ini mengambil apa yang baru dikatakan sebagai alasan, lalu memberikan akibatnya:
- 雨だった。だから行かなかった。 (Hujan. Jadi aku nggak pergi.)
- だから言ったでしょ。 (Tuh kan, aku sudah bilang.)
- だから何? (Terus kenapa?)
Contoh kedua menunjukkan pemakaian yang mudah terlewat. Di awal jawaban, だから sering berarti "kan sudah kubilang" dan terdengar tidak sabar: だから、違うって! artinya "Udah aku bilang, bukan!" Saat seseorang mengulang ucapannya dengan makin kesal, kata pertamanya sering だから. Contoh ketiga mengubah だから menjadi tantangan: "terus maksudnya apa?" Lihat 〜でしょ untuk bagian 言ったでしょ.
Di perpustakaan kami, 1.333 kalimat dimulai dengan だから, dari 211 komedian.
でも: "tapi", "tetap saja"
でも memperkenalkan pertentangan. Pakai kata ini kalau kalimat berikutnya berlawanan dengan yang sebelumnya:
- 高いね。でも、おいしい。 (Mahal ya. Tapi enak.)
- でもさ、それって無理じゃない? (Tapi ya, itu kan nggak mungkin?)
Contoh kedua menunjukkan でも untuk membantah ucapan orang lain. Biasanya diikuti さ atau ね supaya sedikit lebih lembut. Lihat 〜さ.
Kalimat yang dimulai dengan でも lebih sering muncul daripada yang dimulai dengan だから: 1.666 kalimat, dari 215 di antara 284 komedian. Satu catatan: setelah kata benda, でも punya fungsi lain, seperti "pun" atau "atau apa gitu" (お茶でも飲む?, "mau minum teh atau apa?"). Angka di atas hanya menghitung kalimat yang diawali でも.
だって: "tapi… soalnya"
Kata "karena" versi buku pelajaran, なぜなら, jarang dipakai dalam percakapan. Dalam bahasa santai, orang memakai だって. Tapi だって bukan sekadar "karena" yang netral. Biasanya kata ini dipakai untuk memberi alasanmu sendiri, sebagai jawaban atas pertanyaan, keluhan, atau kritik. Sering muncul setelah なんで, dan sering diakhiri dengan から atau もん:
- なんで食べたの? — だって、おなかすいてたんだもん。 ("Kenapa kamu makan itu?" "Habisnya aku lapar!")
- 行かない。だって寒いもん。 (Aku nggak pergi. Dingin, tahu!)
Arahnya kebalikan dari だから. だから bergerak dari alasan ke akibat: 寒い。だから行かない. だって bergerak dari akibat kembali ke alasan: 行かない。だって寒いもん. Selain itu, だって punya nada membela diri: "tapi…!", "bukan salahku, soalnya…". だって… saja, yang menggantung, sudah bisa membawa seluruh protes. Halaman 〜だもん membahas akhiran もん yang sering menyertainya.
Seorang komedian diberi tahu bahwa lawan bicaranya mau pacaran dengannya kalau ia juara satu di pertunjukan malam ini, yang pemenangnya dipilih lewat voting penonton.
Catatan budaya Dalam duo komedi Jepang, partnermu disebut 相方 (aikata), dan sebuah duo tidak bisa membawakan aksinya sendirian.
だって今日相方いないんだよ!
Soalnya hari ini partnerku nggak ada!
Buku pelajaranなぜなら、今日は相方がいないからです。'だって' di awal kalimat menggantikan 'なぜなら', dan 'んだよ' yang bernuansa menjelaskan menggantikan '〜からです' untuk menyampaikan alasan.
Di perpustakaan kami, 385 kalimat dimulai dengan だって, dari 130 komedian. Kalimat yang dimulai dengan でも jumlahnya sekitar 4 banding 1 lebih banyak. Seperti でも, だって juga punya fungsi lain di tengah atau akhir kalimat: "pun" (子どもだって分かる, "anak kecil pun ngerti") dan "katanya" (行くんだって, "katanya mereka mau pergi"). Angka di atas hanya menghitung kalimat yang diawali だって.
けど: pertentangan di dalam satu kalimat
けど adalah bentuk singkat dari けれども, lewat けれど. Kalau でも biasanya memulai kalimat baru, けど menyambung dua bagian dalam satu kalimat:
- 行きたいけど、時間がない。 (Aku pengin pergi, tapi nggak ada waktu.)
Tambahkan だ di depannya, dan kata ini bisa membuka kalimat: だけど berfungsi mirip でも. けど juga punya fungsi ketiga: mengakhiri kalimat tanpa menyelesaikannya. すみません、ちょっと聞きたいんですけど… ("Permisi, saya mau tanya sesuatu, tapi…") membiarkan permintaannya tidak terucap, dan pendengar yang melengkapinya sendiri. けど yang menggantung seperti ini adalah salah satu cara paling umum untuk terdengar sopan dan tidak langsung dalam bahasa Jepang lisan.
けど muncul di bagian mana saja dari 6.368 kalimat di perpustakaan kami, dari 262 komedian. Angka ini mencakup semua posisi dalam kalimat, termasuk だけど dan ですけど, jadi tidak bisa langsung dibandingkan dengan angka kata pembuka kalimat di atas.
じゃあ dan っていうか: dua pembuka lainnya
Ada dua kata lain yang sering membuka kalimat. じゃあ ("kalau gitu", "jadi") mengambil apa yang baru dikatakan, sering oleh lawan bicara, atau situasinya sendiri, lalu menarik kesimpulan atau melanjutkan pembicaraan: 雨らしいよ。— じゃあ、やめようか。 ("Kayaknya mau hujan." "Kalau gitu, nggak jadi aja, yuk?") だから biasanya bernalar dari pendapatmu sendiri; じゃあ biasanya membangun dari ucapan orang lain. Di antara kata pembuka yang dihitung di catatan ini, じゃあ yang paling banyak membuka kalimat: 2.814.
Seorang pemain khawatir kalau kalah di pertandingan ini berarti harus pensiun. Pemain lainnya memarahinya karena memikirkan kekalahan di tengah pertandingan.
じゃあ行くぞ
Kalau gitu, ayo mulai!
Buku pelajaranでは、行きますよ。'では' yang lebih formal disingkat jadi 'じゃ' yang santai, lalu dipanjangkan jadi 'じゃあ' ('kalau gitu'). Ini tanda mereka siap mulai.
っていうか/てか ("maksudku", "atau lebih tepatnya") mengoreksi atau membingkai ulang apa yang baru dikatakan, bukan menyambungnya. Untuk kata-kata pendek lain seperti ini, lihat kata pengisi dalam bahasa Jepang.
Peta singkat
| Lisan | Versi buku pelajaran | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|---|
| だから | ですから, それで | alasan → akibat; juga "kan sudah kubilang" | だから言ったでしょ |
| でも | しかし | pertentangan, bantahan | でも、おいしい |
| だって | なぜなら | membela diri: "tapi… soalnya" | だって寒いもん |
| けど/だけど | けれども | pertentangan dalam satu kalimat; akhir menggantung yang lembut | 聞きたいんですけど… |
| じゃあ | では | "kalau gitu", membangun dari ucapan sebelumnya | じゃあ、やめよう |
Memakainya sendiri
- だから aman dipakai dengan teman; versi sopannya ですから. Hati-hati memakainya di awal jawaban kepada atasan. Bisa terdengar seperti "kan sudah saya bilang".
- でも aman hampir di mana saja, termasuk dalam bahasa sopan. Dalam tulisan formal, pakai しかし atau ですが. Membantah dengan でも saja bisa terdengar seperti mengajak berdebat, jadi lembutkan kalimat berikutnya: でも、それは難しいかもしれません.
- だって cocok untuk teman, keluarga, dan pasangan. Kepada guru, pelanggan, atau bos, kata ini terdengar seperti cari-cari alasan. Lebih baik jelaskan dengan 実は… atau 〜ので. だって dengan もん juga bisa terdengar kekanak-kanakan atau merajuk, kadang memang disengaja.
- けど bersifat santai; ですけど wajar dalam percakapan sopan, dan けれども atau ですが dipakai dalam situasi yang lebih formal.
- じゃあ adalah bahasa sehari-hari; では atau それでは adalah bentuk sopannya.
Coba sendiri
- Cari だって di perpustakaan, lalu untuk beberapa kalimat, tebak pertanyaan atau keluhan apa yang sedang dijawab. Lakukan hal yang sama dengan だから, dan temukan alasan di balik setiap akibat.
- Buat pasangan kalimat dari dua arah: 眠い。だから寝る。 / 寝る。だって眠いもん。 Ucapkan masing-masing dengan suara keras dan perhatikan bagaimana nadanya berubah.
- Tonton adegan di だって dan じゃあ, lalu cari だけど untuk mendengar けど membuka kalimat.